Aswandi Jaelani: Pelajar Harus Siap Hadapi Society 5.0

Pada momen Konferwil Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke-XVI dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) ke-XV Provinsi Jawa Tengah menggelar Forum Diskusi Millenial bersama kader-kader terbaik, peserta konferwil IPNU-IPPNU se Jawa Tengah, Sabtu (14/16).

Sesuai dengan tema yang diangkat dalam Konferwil, Satukan Energi untuk Membangun Negeri, forum diskusi ini digelar untuk menyelami potensi pelajar NU Jawa Tengah sekaligus mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan Society 5.0 di Indonesia yang telah dimulai oleh Jepang.

Aswandi Jailani, Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PP IPNU) mengatakan Society 5.0 merupakan tantangan terbesar bagi pelajar di seluruh Indonesia, khususnya pelajar NU sebagai generasi emas Indonesia. Karena pada era society 5.0 ini, semua pekerjaan manusia dilakukan oleh komputer, dan robot.

“Maka semua pelajar di Indonesia umumnya, dan pelajar NU khususnya harus siap menghadapi era society 5.0. Jadi, yang terpenting untuk kita perhatikan saat ini adalah sumber daya manusia (SDM) kader NU yang unggul, untuk Indonesia unggul” Imbuhnya.

Dalam diskusi tersebut, Aswandi berpesan kepada kader-kader IPNU-IPPNU se Jawa Tengah agar selalu berinovasi untuk menguatkan potensi yang ada pada diri sendiri. Pesan-pesan tersebut diantaranya adalah :

1. Tingkatkan kemauan pada diri sendiri untuk belajar, meningkatkan komitmen tinggi untuk selalu berjuang di NU, dan memanfaatkan potensi yang ada pada diri kita untuk NU.

2. Mengembangkan potensi diri pribadi menyongsong bonus demografi, revolusi industri, dan society 5.0

3. Selalu berfikir kreatif, dan menjadi pelajar yang bermanfaat bagi masyarakat.