Ikutilah Diskusi Pelajar: Tips Belajar ke Luar Negeri

Para pelajar yang duduk di kelas 3 SMA/ Sederajat setelah lulus pasti bingung menentukan langkah kemana selanjutnya. Ada yang berkeinginan melanjutkan melanjutkan studi dalam negeri, ada pula yang berkeinginan melanjutkan studi ke luar negeri. Bagi kamu yang mempunyai cita-cita melanjutkan studi ke luar negeri, dan masih belum mengerti bagaimana tahapan-tahapannya, khususnya untuk pelajar kabupaten Kudus dengan mengikuti diskusi online malam ini, Selasa (07/04).

Kegiatan ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan untuk membantu para pelajar kudus dalam mempersiapkan diri pasca lulus sekolah. Diskusi daring (online) dipilih karena mengikuti anjuran pemerintah untuk #BelajarDiRumah sehingga turut memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 yang sekarang baru melanda Indonesia.

Di tengah pandemi yang melanda, seluruh aktivitas menjadi lumpuh termasuk pendidikan. Pelajarkudus.com bersama PC-IPNU IPPNU Kabupaten Kudus terus berpikir kreatif untuk hadir di tengah-tengah pelajar dengan mengadakan diskusi online yang bertajuk Ngopi (Ngobrol Inspirasi) Tips Belajar Ke Luar Negeri.

Kalian bisa gabung dan menyimak penjelasan, kiat-kiat untuk belajar ke luar negeri yang nanti malam secara live akan diterangkan oleh Lukman Al-Hakim, Mahasiswa asal Kudus yang sekarang sedang belajar di University of Holy Quran and Islamic Science Sudan. Tetap #StayAtHome dan mengikuti diskusi ini nanti malam jam 19.30 di Instagram PC IPNU IPPNU Kudus @ipnuippnukudus .

Harapannya dengan adanya diskusi ini banyak kader IPNU yang mempunyai cita-cita kuliah diluar negeri dapat terwujud. karena IPNU adalah Badan Otonomnya Nadhlatul Ulama yang dimana kaderisasi unjung tombaknya di IPNU. Maka kami berharap untuk kader-kader IPNU kalau bisa belajar di luar negeri. dan sebagai ajang pembuktian bahwa pelajar yang aktif di IPNU bisa menjadi pelajar yang sukses di bidang akademik dan mandiri baik secara organisasi maupun pribadi.

Kami berharap bahwa kader IPNU tidak hanya belajar di timur tengah namun juga bisa belajar di eropa, amerika, australia dan banyak lagi. mengingat masa ini adalah masa dimana kita akan berjaya menjadi tumpuan kejayaan indonesia pada tahun 2024 atau sering disebut bonus demografi.