Ratusan Pelajar SMA, SMK dan MA Negeri di Kudus akan ikuti ISPT

Munculnya pelbagai konflik yang dilandasi perbedaan identitas dan pemikiran menjadi cambuk bagi setiap elemen bangsa, agar kembali menguatkan persatuan dan kesatuan yang dilandasi kesepakatan bersama. Konsensus itu adalah Pancasila yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa, untuk menyatukan jutaan suku, ras, budaya, agama yang beragam.

Maka dari itu, perlu dilakukan segala upaya penguatan jiwa Nasionalisme dan Patriotisme kepada setiap warga negara Indonesia, di berbagai kalangan. Supaya mereka tetap bersatu untuk mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan memegang teguh ideologi dan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Kudus sebagai organisasi pelajar adalah dengan menggelar kegiatan Islamic Student Patriotism Training (ISPT).

Kegiatan ini rencananya akan berlangsung selama tiga hari, tepatnya pada tanggal 25-27 Desember 2019 di Pondok Pesantren Nasyrul Ummah, Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. M. Afif Soleh, Wakil Ketua PC IPNU Kudus bidang Pengembangan Santri, Pelajar, dan Mahasiswa mengatakan bahwa kegiatan tersebut akan diikuti oleh 100 siswa-siswi dari 13 SMA, SMK, dan MA Negeri yang ada di Kabupaten Kudus.

“Dalam kegiatan ISPT, peserta yang merupakan pelajar SMA Negeri akan kami ajak untuk memperdalam nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, sejarah kemerdekaan Indonesia, serta memperdalam ilmu agama Islam. Kegiatan ini adalah bentuk ikhtiar kami untuk mencegah masuknya pengaruh aliran radikalisme pada pelajar SMA Negeri di Kabupaten Kudus ” Ujarnya.