Siswi ini Manfaatkan Lidah Mertua untuk Menjadi Papan Anti Polutan

Kudus – Aida Saskia Cahyani, siswi kelas XI program IPA MA NU Miftahul Falah Cendono Dawe Kudus berhasil meraih juara 2 Lomba Essay Pelajar Tingkat Provinsi Jawa Tengah dan DIY yang diselenggarakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Paradigma IAIN Kudus, Rabu (23/10).

Perempuan yang bertempat tinggal di desa Gondang Manis Kecamatan Bae ini mengangkat essay mengenai pemanfaatan tanaman hias lidah mertua (Sansveria). Ia memaanfaatkan tanaman tersebut untuk menjadi papan yang dapat menyerap polutan.

Cara pembuatannya hampir serupa dengan pembuatan meja-meja komputer yang terbuat dari serbuk kayu (grajen). Awalnya ia memadatkan tanaman sansveria tanpa menghilangkan senyawa penyerap polutan.

“Agar tidak menghilangkan senyawa penyerap polutan ini perlu penelitian ilmiah lanjutan” tuturnya kepada reporter pelajarkudus.com.

Selanjutnya ia bercerita bahwa Ide kreatif terinspirasi dari kebijakan Pemerintah Provinis DKI Jakarta yang membuat kebijakan kepada masyarakat di Jakarta agar menanam tanaman sansevieria/ lidah mertua untuk mengurangi polusi udara di Jakarta.

“Nah, dari situ lah saya mencari informasi tentang tanaman lidah mertua, kok bisa mengurangi polusi udara? Apa saja kandungannya? ”

Ia pun mendapatkan jawaban, dari beberapa literatur yang ia baca, bahwa di dalam batang tubuh tanaman lidah mertua terdapat senyawa pregnan glikosid yang berfungsi untuk mereduksi polutan manjadi asam organik, gula dan asam amino.

“Masyarakat tidak selamanya bisa mempunyai waktu untuk menanam lidah mertua, apalagi merawatnya agar tetap hidup. Karena itu saya mendapat ide untuk merubah tanaman lidah mertua ini menjadi papan yang mampu menyerap polutan yang dapat di pasang di dinding-dinding rumah, gedung-gedung perkantoran, dan industri. Karena menurut saya papan lebih praktis dan ringan”. Jelasnya.

Dari idenya tersebut menghasilkan prestasi yang bagus. Ia merasa beruntung dapat menjadi juara. Ia bermotivasi untuk membanggakan kedua orang tua, guru dan madrasahnya, serta memberikan sumbangan inovasi bagi bangsa Indonesia agar semakin sejahtera.

Siswi yang merupakan Kader PAC IPPNU Kec. Bae ini juga berpesan agar para pelajar untuk tidak menunda dalam mewujudkan ide-ide di kepala. Para pelajar harus selalu berinovasi untuk membangun bangsa menjadi lebih baik.