Pelajar Kudus – Pengurus Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Peganjaran masa khidmat 1447–1449 H / 2026–2028 M resmi dilantik dalam sebuah acara khidmat yang digelar di Grahawidjoyo, Balai Desa Peganjaran, Kudus, pada Kamis (30/4/2026).
Mengusung tema “Kuat dalam Kebersamaan, Hebat dalam Pergerakan, Nyata dalam Pengabdian,” pelantikan ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi organisasi pelajar di tingkat ranting.
Acara dibuka dengan penampilan grup rebana An-Nahdloh Peganjaran yang memukau hadirin. Suasana semakin khidmat saat rangkaian pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sholawat nabi, tahlil, serta doa bersama. Semangat nasionalisme turut digaungkan melalui lantunan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Syubbanul Wathan, serta Mars IPNU dan IPPNU.
Prosesi inti pelantikan dan pembaiatan dipimpin langsung oleh jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Bae. Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyematan tanda jabatan dari ketua demisioner kepada ketua terlantik, serta penyerahan kenang-kenangan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian sebelumnya.
Dalam sambutannya, Ketua IPNU terlantik, Husein Abdullah, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara. Ia juga berharap seluruh pengurus dapat tetap solid dan aktif dalam menjalankan roda organisasi, meskipun dirinya nantinya akan berada di luar kota.
Pesan kaderisasi dan motivasi turut disampaikan oleh Ketua PAC IPNU Bae, Zidan Ni’am. Hal tersebut diperkuat oleh Bapak Wafik Chairi, S.E., M.Pd., yang mewakili Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Peganjaran. Ia menekankan pentingnya menjaga keikhlasan, kekompakan, serta semangat pengabdian dalam berorganisasi.
Sementara itu, Miftahul Amrin Nur yang hadir mewakili Kepala Desa Peganjaran, mengajak para kader untuk tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga terus meningkatkan prestasi akademik hingga jenjang pendidikan tinggi sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.
Rangkaian acara yang sarat makna ini ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kiai Syaifuddin Zuhri, kemudian diakhiri dengan ucapan terima kasih dari pembawa acara kepada seluruh pihak, donatur, dan pendukung yang telah menyukseskan kegiatan.
Penulis : Nabila
Editor : RM
![Masjid Al-Aqsha Menara Kudus [doc. Asna Maulana]](https://pelajarkudus.com/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-06-at-14.01.33.jpeg)








Leave a Review