DAMPAK PENGGUNAAN TEKNOLOGI TERHADAP PELAJAR NAHDLATUL ULAMA

Pelajar Kudus – Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar terhadap pilar kehidupan para kader pelajar NU. Saat ini, sangat sulit membayangkan kehidupan pelajar tanpa keterlibatan teknologi. Gadget seperti smartphone telah menjadi perangkat wajib yang selalu dibawa, menggantikan peran buku dan alat tulis tradisional. Akses terhadap internet yang kian mudah dan cepat telah merevolusi cara pelajar mendapatkan informasi, bahkan mengubah karakter kader pelajar NU secara keseluruhan. Kemajuan ini menawarkan keuntungan yang signifikan. Kader Pelajar NU kini dapat mengakses sumber informasi yang tak terbatas dari seluruh dunia, berdiskusi secara daring melalui forum, dan memahami informasi dengan lebih mudah melalui bantuan teknologi. Namun, di balik kemudahan tersebut, tersembunyi dampak negatif yang patut diwaspadai. Ketersediaan teknologi yang masif berdampak pada pergeseran gaya hidup dan pola pikir generasi muda di kalangan pelajar, sehingga hal ini dapat berujung pada isu-isu seperti kemerosotan moral, meningkatnya kenakalan remaja, dan kecenderungan menggunakan teknologi secara tidak bijak. Selain itu, gangguan dan kehilangan fokus akibat penggunaan smartphone atau media sosial secara berlebihan.

Macam-macam teknologi informasi (komputer, internet), teknologi komunikasi (telepon, media sosial), serta jenis teknologi yang lebih modern seperti kecerdasan buatan (AI) memiliki keunggulan untuk mempermudah akses informasi, mendukung pembelajaran personal dan kolaboratif, mengembangkan literasi digital, meningkatkan fleksibilitas belajar, serta menambah kapasitas pengetahuan pelajar. Salah satu dampak positifnya adalah keterlibatan seorang kader dalam sebuah kegiatan meskipun melalui via online. Kemajuan teknologi juga dapat membantu para pelajar berpikir mengenai sudut pandang yang lebih jauh ke masa depan. Dengan maraknya informasi yang beredar dimasa yang akan datang, hal itu membuat para pelajar NU mempunyai sudut pandang kedepan untuk mempersiapkan strategi adaptasi untuk masa depan organisasi dan pengembangan sistem kaderisasi.

Informasi yang baik dari berbagai sumber yang tepat dapat di terapkan di pimpinan masing-masing untuk masa depan organisasi yang lebih baik. Hal tersebut patut dilakukan karena dampak kemajuan teknologi terhadap karakter seorang pelajar NU sekarang sangatlah berpengaruh. Pola pikir dan karakter bisa berubah dari tontonan di sosial media, kekhawatiran tersebut juga harus diwaspadai oleh para pelajar yang berhaluan Aqidah Ahlusunnah Wal Jamaah karena isu-isu yang sedang trend sekarang mengenai gus dan habib atupun berita yang lain yang bisa berdampak buruk terhadap karakter asli para pelajar NU.

Kemajuan teknologi sangat berdampak kepada kalangan pelajar NU, mulai dari segi karakter, pola hidup, dan kepribadian. Adapun dampak positif maupun negatif tersebut tergantung bagaimana menggunakan kemajuan teknologi. Pelajar NU di era digital dapat digambarkan sebagai kader yang berjalan di dua jalur sekaligus: memegang teguh tradisi keilmuan dan berani masuk ke ruang modern. Mereka tidak anti-teknologi, tetapi memanfaatkannya untuk belajar, berdakwah, berkarya, dan membangun jejaring kebaikan. Dengan begitu, dinamika kader bukan hanya tentang bergerak cepat, tetapi juga tentang bergerak tepat.

Oleh: Nasrul Abbas

Editor : Khoirun Nisa