Pentas Teater Lima Belas berjudul “Nyimpang” Meriahkan Pra Rapat Anggota PR IPNU-IPPNU Wates

Pelajar Kudus – Teater Lima Belas PR IPNU-IPPNU Wates telah sukses menyelenggarakan pentas produksi ke-6 pada 9 Agustus 2025 di Aula Balai Desa Wates. Kegiatan kali ini merupakan rangkaian kegiatan pra Rapat Anggota PR IPNU-IPPNU Wates.

Pentas produksi kali ini mengangkat naskah karya Telias dengan judul Nyimpang yang di sutradarai oleh Azalia Hawa Lovyana Putri. Teater Lima Belas menyajikan pementasan yang cukup memukau penonton. Pementasan kali ini di hadiri ratusan penonton dari kalangan pelajar, masyarakat umum dan mahasiswa.

Febriyan Arif Zaen, selaku ketua PR IPNU Wates menjelaskan tujuan di adakannnya pementasan teater pra Rapat Anggota.

“Tujuan diadakannya Pentas Produksi ke-6 Teater Lima Belas yang pertama adalah untuk memberikan jam terbang bagi aktor dan aktris baru. Yang kedua, pementasan ini memang kami hadirkan sebagai hiburan bagi pelajar dan masyarat dan yang ketiga adalah untuk mengisi rangkaian pra rapat anggota PR IPNU-IPPNU Wates, sehingga selain bernilai seni dan hiburan, acara ini juga menjadi bagian dari kegiatan organisasi yang memperkuat rasa kebersamaan dan kekompakan antar anggota,” tutur Febri

Foto bersama setelah pentas teater

Azalia Hawa Lovyana Putri, selaku sutradara menegaskan pesan yang ingin di sampaikan melalaui pementasan Teater Lima Belas yang berjudul ”Nyimpang”.

“Pesan yang di sampaikan dalam pementasan kali ini adalah di era Gen-Z sekarang kita harus bisa menjaga diri kita Jangan sampai salah pergaulan karna jika salah pergaulan akan merusak diri kita sendiri. Janganlah melakukan kegiatan seperti mabuk, judi, mencuri itu perbuatan yang sangat dosa besar & dilarang oleh agama, carilah pekerjaan yang halal untuk menafkahi keluarga. Selain itu, jangan sampai mencuri karna itu perbuatan yang dilarang dan menyimpang agama serta merugikan orang lain,” jelas Lovy.

Putra, selaku pemeran tokoh Preman mengaku senang dan bangga atas terselenggaranya pentas teater kali ini

“Saya senang di karenakan saya menjadi pemeran tokok preman utama yang di mana itu memimpin alurnya drama dan satu lagi saya ikut senang di karenakan mendapatkan pengalaman yang sudah lama saya tidak rasakan,” ungkap nya.

Yahya, selaku penonton pentas teater lima belas sekaligus Mahasiswa KKN UIN Sunan Kudus memberikan kesan setelah melihat teater ini.

“Setelah melihat pementasan Teater Lima Belas, saya merasa sangat terkesan. Jalan ceritanya menarik, akting para pemainnya juga cukup bagus, tetapi harus terus belajar agar lebih bisa mendalami peran. Selain itu, kegiatan seni ini sangat bagus untuk kalangan pelajar khususnya Pelajar NU wates dan sekitarnya untuk terus berkarya dan berdakwah, berdakwah lewat berkarya itu sangat bagus untuk dikalangan remaja untuk saat ini, sukses terus Untuk Teater Lima Belas PR IPNU-IPPNU Wates,” ungkapnya.

Penulis : Ilmi