Kader NU CAMP 2026 Bahas Peluang PTN DAN Beasiswa KIP-K bagi Pelajar Kudus

pelajarkudus.com — Peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN) dan memperoleh beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) menjadi salah satu pembahasan dalam Diskusi Pelajar yang digelar Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU Kabupaten Kudus, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Kader NU Camp dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 PCNU Kudus di Gedung NU Center Kudus.

Mengusung tema “Menjemput Peluang Masuk PTN dan Beasiswa KIP”, kegiatan tersebut menghadirkan Ketua FLF Kudus, Arif Ausafa Zaida, sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin melalui usaha, doa, dan kerja keras.

Menurut Arif, Nahdlatul Ulama (NU) berperan dalam membimbing, memfasilitasi, serta menjembatani akses pendidikan bagi anak-anak Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

Sejalan dengan pembahasan tersebut, PC IPNU-IPPNU Kudus berupaya memfasilitasi pelajar melalui program bimbingan belajar dan tryout gratis sebagai persiapan memasuki perguruan tinggi. Program ini menjadi salah satu upaya organisasi dalam mendukung kesiapan kader menghadapi proses seleksi pendidikan tinggi.

Selain membahas peluang pendidikan, forum tersebut juga menjadi ruang bagi kader untuk mendiskusikan persoalan Pimpinan Komisariat (PK) IPNU-IPPNU di lingkungan sekolah. Diskusi diawali dengan pembahasan berbagai permasalahan komisariat untuk bertukar pengalaman dan mencari solusi bagi pengembangan organisasi.

Ketua PC IPPNU Kudus, Rekanita Rizky Nailil Chusna, menyebut kegiatan ini sebagai momentum bagi Pimpinan Cabang untuk berdiskusi langsung dengan kader komisariat. Ia mengajak peserta aktif bertanya, menyimak, dan mencatat informasi yang disampaikan selama forum berlangsung.

Melalui kegiatan ini, PC IPNU-IPPNU Kudus berharap kader tidak hanya berkembang dalam berorganisasi, tetapi juga memiliki wawasan dan kesiapan untuk melanjutkan pendidikan. Semangat Hari Santri menjadi pengingat bahwa pengembangan diri dan perjuangan generasi muda dapat diwujudkan melalui pendidikan serta keberanian meraih cita-cita.

Penulis: Bilqis
Editor: Ume