Ini dia Strategi PC IPNU IPPNU Kudus, dalam Menarik Minat Pelajar di Era Digital!

Pelajar Kudus_Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Kudus menyelenggarakan kegiatan Diskusi Pelajar untuk membahas tata kelola dan dinamika organisasi di era digitalisasi. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Selasa, (06/10/2026) bertempat di Musholla Kantor PC NU Kudus. Acara ini diinisiasi guna merumuskan langkah strategis dalam menjawab berbagai tantangan organisasi, khususnya terkait cara menarik minat pelajar dan memperkuat sistem kaderisasi.
Dalam sambutannya, Ketua PC IPNU Kudus, Abdullah Basar, menegaskan bahwa keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh keselarasan seluruh sistem di dalamnya. “Organisasi adalah sistem yang hidup: ada kebijakan, program, pelaksanaan, administrasi, kepengurusan, dan regenerasi. Jika salah satunya lemah, yang lain ikut terganggu,” ujar Abdullah Basar.
Ia mengajak seluruh kader untuk membaca Peraturan Pimpinan Cabang (PPC) secara teliti serta berani melakukan evaluasi yang jujur terhadap praktik di lapangan. “Kritik dan pertanyaan adalah tanda cinta kita pada organisasi. Mari jadikan forum ini ruang belajar bersama, bukan untuk saling menyalahkan, tetapi untuk menata dan menguatkan,” tambahnya.


Menjawab tantangan mengenai cara menarik minat pelajar bergabung dengan organisasi di era modern serta mengembalikan marwah IPNU IPPNU, M. Hilman Rizal memaparkan sejumlah strategi konkret yang perlu ditempuh. Ia menekankan bahwa IPNU IPPNU adalah satu kesatuan utuh yang membawa visi-misi bersama, sehingga antarbidang tidak boleh dipetakan atau dipisah-pisahkan secara kaku.
“Cara menarik orang ikut organisasi yaitu dengan mempromosikan melalui social media, yang kaitannya dengan jarkominfo,” papar M. Hilman Rizal. Ia juga menambahkan pentingnya “melaksanakan pengkaderan yang menarik dan sesuai dengan kondisi, bukan hanya sebuah formalitas,” yang kemudian disusul dengan tahap orientasi berkelanjutan serta menyisipkan amaliyah keagamaan dalam kegiatan luar ruang (outdoor).
Lebih lanjut, ia menekankan perlunya evaluasi secara berkala untuk menentukan arah kebijakan organisasi yang tepat. “Kita perlu mengkaji ulang, membuat SWOT, kita cari cara yang tepat, dan memang tidak ada yang instan, perlu proses,” tegasnya. Sebagai bentuk nyata inovasi pada periode ini, PC IPPNU Kudus juga menghadirkan Majlis Huffadz IPPNU Kudus sebagai wadah khusus bagi para pelajar hafidzah. Melalui perbaikan tata kelola dan pendekatan kaderisasi yang adaptif, PC IPNU IPPNU Kudus optimistis dapat terus mencetak kader pelajar yang tangguh dan relevan dengan perkembangan zaman.

Penulis : Maulida