Makesta PK IPNU-IPPNU SMK NU Al Hidayah: Menguatkan Karakter Pelajar NU di Era Teknologi

Pelajar Kudus_Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU SMK NU Al Hidayah sukses menyelenggarakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) dengan tema “Menjadikan Pelajar NU yang Tangguh, Kuat di Tradisi, dan Unggul di Teknologi”. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat 21–22 Agustus 2025 di lingkungan SMK NU Al Hidayah, dengan melibatkan 134 siswa kelas X dari berbagai jurusan.

Makesta ini menjadi pintu gerbang kaderisasi awal bagi pelajar Nahdlatul Ulama, khususnya di lingkungan sekolah. Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan materi ke-NU-an, kepemimpinan, kebangsaan, serta penguatan karakter santri yang sejalan dengan visi SMK NU Al Hidayah.

Kepala SMK NU Al Hidayah, Khaerudin, S.Pd.I., S.Kom., M.M., menegaskan bahwa kegiatan ini selaras dengan arah pengembangan sekolah.

“Visi SMK NU Al Hidayah adalah menjadi SMK yang unggul dalam menghasilkan lulusan berkarakter santri. Kegiatan Makesta sangat selaras dengan visi tersebut karena materinya sesuai dengan visi misi sekolah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Khaerudin menilai Makesta mampu mendukung pembentukan karakter siswa, terutama dalam nilai kepeloporan dan ke-NU-an.

“Sebagai organisasi besar, NU wajib melakukan kaderisasi dari akar paling bawah. Dari kegiatan ini diharapkan muncul generasi penerus NU yang berkarakter dan penuh semangat membesarkan NU melalui IPNU-IPPNU,” tambahnya.

Tak hanya itu, kegiatan yang mengumpulkan seluruh siswa kelas X lintas jurusan ini juga dinilai berdampak positif bagi hubungan sosial.

“Anak-anak yang berbeda kelas dan jurusan bisa saling berinteraksi dalam satu wadah. Ini akan membentuk pola hubungan baru, baik dengan teman sebaya, guru, maupun masyarakat sekitar,” ungkap Khaerudin.

Sementara itu, Pembina IPNU SMK NU Al Hidayah, Moh Annur Khoif, S.S., M.Pd., menekankan bahwa Makesta memiliki keunikan dibandingkan kegiatan organisasi lainnya.

“Makesta berbeda karena pendekatannya berbasis sejarah perjuangan bangsa dan nilai kebangsaan. Kegiatan ini menanamkan semangat juang dan kepemimpinan yang praktis serta berdampak langsung pada karakter peserta,” terangnya.

Ia juga berharap, setelah mengikuti Makesta, para peserta mampu mengintegrasikan nilai-nilai luhur NU dengan penguasaan teknologi.

“Harapan saya, peserta dapat menjadi pelajar NU yang tangguh, kuat dalam tradisi, dan unggul di teknologi. Mereka harus siap menghadapi tantangan global maupun lokal, serta memberi dampak positif di lingkungannya,” tuturnya.

Melalui pendampingan intensif dari pembina IPNU-IPPNU, peserta diarahkan agar dapat mengaplikasikan nilai perjuangan bangsa dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dilakukan dengan menyeimbangkan kekuatan tradisi dan penguasaan teknologi, sehingga para pelajar mampu tumbuh menjadi kader NU yang adaptif sekaligus berakar pada nilai ke-NU-an.

Dengan berakhirnya Makesta, SMK NU Al Hidayah kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter santri, cinta tradisi, dan siap menghadapi era digital.

Penulis : Jurnalistik PK IPNU-IPPNU SMK NU Al HIdayah