Niat Tulus Jadi Kunci, DIKLATINPEL Kota 2026 Lahirkan Instruktur dan Pelatih Bernurani

Pelajar Kudus – Semangat kaderisasi Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Kota terus bergelora. Hal ini dibuktikan dengan terselenggaranya Pendidikan dan Latihan Pelatih (DIKLATINPEL) PAC Kota Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di MTs-MA Hasyim Asy’ari 01.

Kegiatan yang digelar selama empat hari, 3-6 Juli 2026, ini menjadi ajang penting bagi para pelajar untuk mengasah kompetensi sebagai calon instruktur dan pelatih, yang nantinya akan mengawal pelaksanaan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) di tiap ranting.

Mengusung semangat filosofis pendidikan Ki Hajar Dewantara, “Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani”, diklat ini bertujuan mencetak kader yang tidak hanya berilmu, tetapi juga mampu menjadi teladan, penggerak, dan pendukung bagi kemajuan organisasi maupun masyarakat. Melalui forum ini, peserta diharapkan dapat memperkuat solidaritas sekaligus memperdalam pemahaman mengenai peran strategis pelajar NU dalam menjawab tantangan zaman.

Ketua PAC IPPNU Kota, Nadia Syukria Salma, menegaskan bahwa pasca kegiatan ini, peserta bukan lagi sekadar kader biasa, melainkan penggerak yang harus memiliki jiwa kepemimpinan untuk mampu mengkader orang lain.

“Diutamakan adanya ketulusan niat, karena apa yang dilakukan dengan hati akan membuahkan hasil yang baik bagi organisasi. Selain itu, peserta juga diimbau untuk terus beradaptasi dengan tantangan zaman dan menjaga kekompakan, mengingat kegiatan ini hanyalah awal dari proses kaderisasi yang lebih panjang,” ujarnya.

salah satu kegiatan dalam serangkaian Diklatinpel Kota 2026

Senada dengan hal tersebut, Ketua PC IPPNU Kabupaten Kudus, Rizky Nailil Chusna, turut memberikan arahan mengenai pentingnya peningkatan kualitas diri setelah resmi dilantik menjadi instruktur dan pelatih.

“Selain kuantitas, organisasi saat ini sangat mengutamakan kualitas kader yang mampu menjadi fasilitator bagi anggota di lapangan nanti,” tegasnya.

Para peserta pun diminta untuk senantiasa rendah hati, terus belajar, dan menjalin komunikasi yang baik, sehingga dedikasi mereka kelak menjadi bekal berharga dalam menghadapi dinamika organisasi di masa depan.

Salah satu peserta DIKLATINPEL PAC Kota Tahun 2026, Fahrul Anam, mengaku bersuka cita dengan terselenggaranya pendidikan tersebut.

“Seru banget. Di sana kami tidak hanya dididik, tapi juga diajari bagaimana cara mendidik dengan baik sebagai bekal di MAKESTA mendatang,” tuturnya.

Penulis: Zulfa Sakhiyya