PAC IPNU-IPPNU Gebog Gelar Interview untuk Workshop Teater

Pelajar Kudus – Pimpinan Anak Cabang IPNU-IPPNU Kecamatan Gebog kembali melanjutkan rangkaian Kegiatan Workshop Teater dengan menggelar sesi Interview pada Jum’at (30/5/2025) dan Ahad, (1/6/2025). Acara interview dimulai pukul 15.00 WIB dan bertempat di Gedung MWC NU Kecamatan Gebog.

Puluhan peserta yang hadir adalah delegasi dari Pimpinan Ranting dan Pimpinan Komisariat Se Kecamatan Gebog. Semangat para peserta yang ingin belajar dan memiliki skill di bidang seni sangat antusias dalam mengikuti proses seleksi yang tidak hanya menilai kemampuan dasar, tetapi juga semangat dan motivasi dalam berkesenian. Para calon anggota Teater Sembilan diberikan ruang untuk mengekspresikan diri, menjelaskan ketertarikan mereka terhadap dunia teater, serta menyampaikan komitmen mengikuti proses workshop dari awal hingga akhir.

Pelaksanaan interview ditujukan untuk menjaring calon peserta yang serius dan Berkomitmen, menggali potensi dan motivasi, serta menilai kesiapan mental dan karakter calon anggota.

Tindak lanjut dari kegiatan interview ini yaitu kedepannya akan dilaksanakan Workshop Teater dengan tema “Merawat Budaya, Membangun Karya” yang akan diselenggarakan pada Ahad – Senin, 8-9 Juni 2025 di Balai desa Besito, Gebog, Kudus. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa IPNU IPPNU Gebog serius dalam membuka ruang-ruang kreatif dan edukatif untuk pelajar di wilayahnya.

Ketua PAC IPNU, M. Khasanul Muna menyampaikan harapannya agar Teater Sembilan bisa aktif kembali.

“Harapannya Pelajar Se Kecamatan Gebog bisa berkreasi sesuai skill yang dimiliki di bidang seni dan memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,” ujar Muna.

Muna juga menyampaikan tujuan mengaktifkan kembali Teater Sembilan yang sudah lama vakum beberapa periode ini semoga mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga kreatif dalam berkesenian dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang OSB, M. Soleh Amaliyah Romadhon juga menyampaikan bahwa Sebagai Teater ini sebagai wadah edukatif dan inspiratif bagi pelajar di wilayah Gebog.

“Semoga peserta yang lolos seleksi semakin termotivasi untuk mengikuti setiap proses dengan sungguh-sungguh, dan menjadikan workshop ini sebagai ruang untuk mengeksplorasi bakat, membangun kepercayaan diri, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan tanggung jawab,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan kepada peserta yang belum dinyatakan lolos. “Perlu diingat, tidak lolos bukan berarti gagal. Justru ini adalah bagian dari proses belajar dan tumbuh. Setiap langkah yang kalian tempuh adalah pengalaman berharga yang akan menjadi bekal untuk kesempatan berikutnya. Dunia seni dan organisasi selalu terbuka bagi mereka yang tidak berhenti mencoba dan terus mengasah diri,” ungkapnya.

Penulis : Helmi Khafid