PelajarKudus_Corps Brigade Pembangunan (CBP) IPNU dan Korp Pelajar Putri (KPP) IPPNU Kabupaten Kudus menggelar Pendidikan dan Pelatihan Pelatih (Diklatpel) pada 16–18 Januari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Diklat Sonyawarih, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.
Diklatpel ini mengusung tema “Menumbuhkan Loyalitas dan Militansi Pelatih sebagai Pondasi Transformasi dan Edukasi Kader.” Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis CBP IPNU–KPP IPPNU Kudus dalam mematangkan kualitas pelatih sebagai ujung tombak kaderisasi IPNU–IPPNU.
Diklatpel dirancang sebagai wadah kaderisasi lanjutan sekaligus candradimuka bagi kader inti pelatih IPNU–IPPNU. Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali penguatan ideologi, kapasitas kepelatihan, serta kemampuan kerja sama tim guna mendukung proses transformasi dan edukasi kader yang berkelanjutan.
Dalam sambutan dan amanatnya, PC NU Kabupaten Kudus yang diwakili oleh Agus Hari Ageng menegaskan bahwa orientasi Diklatpel adalah memberikan bekal menyeluruh kepada kader inti IPNU–IPPNU. Bekal tersebut meliputi aspek ideologis, teknis kepelatihan, hingga penguatan karakter dan solidaritas tim.
Kabupaten Kudus sendiri sejak lama dikenal sebagai salah satu daerah yang diperhitungkan dalam kancah IPNU–IPPNU, khususnya dalam bidang kaderisasi. Melalui Diklatpel ini, prestasi dan tradisi kaderisasi yang telah dirintis oleh generasi terdahulu diharapkan dapat terus dijaga dan dilanjutkan oleh generasi pelatih saat ini.
Lebih lanjut disampaikan bahwa CBP dan KPP merupakan kader terdepan IPNU–IPPNU. Oleh karena itu, seorang pelatih dituntut memiliki kapasitas kepelatihan yang mumpuni, pemahaman kerja tim yang solid, serta kedewasaan dalam bersikap.
“Pelatih diharapkan memiliki sikap ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk, serta mampu menjadi penggerak kaderisasi di lingkungan Nahdlatul Ulama,” tuturnya.
Selain itu, para peserta Diklatpel juga diingatkan bahwa menjadi kader IPNU–IPPNU tidak selalu harus berada di posisi struktural. Kader diharapkan mampu memberi warna positif di lingkungan sekitarnya, menjadi anggota yang taat, serta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab ketika dipercaya berada dalam kepengurusan.
Menutup amanatnya, PC NU Kabupaten Kudus berpesan agar para peserta Diklatpel menjadi kader yang tangguh, konsisten, dan istiqamah dalam berkhidmah.
“Jangan menjadi kader yang mudah berhenti. Apa pun posisi yang dijalani, laksanakan dengan amanah. Berkhidmahlah di IPNU–IPPNU tanpa berharap apa-apa. Insyaallah, semuanya akan mengikuti. Jangan pernah berhenti berkhidmah di Nahdlatul Ulama,” tegasnya.
Kontributor : Hnn
Editor : Rfn
![Masjid Al-Aqsha Menara Kudus [doc. Asna Maulana]](https://pelajarkudus.com/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-06-at-14.01.33.jpeg)







