Di Balik Ramainya Menara Kudus, Tersimpan Kisah Nyai Hamdanah yang Jarang Diketahui

PelajarKudus.com_ Ribuan orang datang ke kawasan Menara Kudus setiap tahunnya untuk berziarah. Namun, tak sedikit yang belum mengetahui sosok perempuan yang makamnya berada di kompleks tersebut. Dialah Nyai Hamdanah, seorang tokoh yang dikenang karena keteladanan, kesabaran, dan pengabdiannya dalam perjuangan dakwah Islam di Kudus.

Rasa ingin tahu terhadap sosok Nyai Hamdanah menjadi bagian dari kegiatan penelusuran sejarah dan ziarah yang digelar pada Selasa (23/6/2026). Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak menyusuri jejak sejarah sekaligus memahami nilai-nilai perjuangan yang diwariskan kepada generasi penerus.

Makam Nyai Hamdanah hingga kini menjadi salah satu tujuan peziarah dari berbagai daerah. Mereka tidak hanya memanjatkan doa, tetapi juga berusaha mengenal lebih dekat sejarah tokoh-tokoh yang memiliki peran penting dalam perkembangan Islam di Kota Kudus.

Salah seorang peziarah mengaku sengaja mengajak keluarganya datang ke Menara Kudus agar anak-anaknya tidak hanya mengenal sejarah dari buku, tetapi juga belajar langsung dari jejak para ulama.

“Ketika berziarah ke sini, saya merasa lebih tenang. Selain berdoa, saya juga ingin mengenang perjuangan para ulama dan mengambil pelajaran dari kehidupan mereka,” tuturnya.

Dalam penelusuran sejarah tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai perjalanan hidup Nyai Hamdanah serta keteladanan yang diwariskannya. Sosoknya dikenal sebagai perempuan yang teguh memegang nilai-nilai keislaman, sabar menghadapi berbagai ujian, dan mengabdikan hidupnya untuk mendampingi perjuangan dakwah.

Bagi masyarakat Kudus, nama Nyai Hamdanah bukan sekadar bagian dari catatan sejarah. Kisah hidupnya menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran penting dalam menjaga, merawat, dan meneruskan nilai-nilai Islam dari generasi ke generasi.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya pulang dengan pengalaman berziarah, tetapi juga membawa pulang semangat untuk meneladani perjuangan para pendahulu. Sebab, di balik ramainya kawasan Menara Kudus, tersimpan kisah-kisah berharga yang layak dikenalkan kepada generasi muda agar tidak hilang ditelan zaman.

KELOMPOK 5 :

  1. Muhammad Adi Saputra | Muhammad Haidar Wafi | Nafa Zakiatuz Zulfa | Nabila Putri Zahara | Ihda Queena Ikrima | Zivanna Oktaviani Putri | Aisyah Mailina Dina Kumala