Selain Istighosah Harlah NU, Ranting Wates Santuni 161 Dhuafa’

Pelajar Kudus – Memasukin usia ke-98 pada tanggal 16 Rajab 1442 Nahdlatul Ulama (NU), Pengurus Ranting Desa Wates, Undaan Kudus selenggrakan perayaan Harlah dengan Istigosah bersama dan Santunan Dhuafa’ di Masjid jami’ Baiturrohman Wates pada sabtu (27/02) Pukul  20.00 WIB dan hadiri kyai, tokoh masyarakat, dan para warga Desa Wates.

“Acara harlah Ke-98 NU bersamaan dengan Isra’ Mi’raj diselenggarakan dengan sederhana” tutur Drs. KH. Ahmad Fattah, Ketua Syuriah NU ranting Wates saat sambutan sekaligus mauidhoh hasanah.

Ketua panitia, Khoirul Anwar mengatakan, bahwa acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati harlah NU ke-98, Isra’ Mi’raj  dan kirim do’a ahli kubur masyarakat Desa Wates.

“Acara ini diawali dengan mendoa’kan arwah jamaah se-Desa Wates di pagi hari, kemudian malam harinya sebelum acara istighosah bersama ada santunan dhuafa’ dan fakir miskin  se–Desa Wates.” Imbuh Anwar.

Sementara itu, menurut sekretaris ranting NU Wates Ahmad Faza, bahwa acara ini di ikuti oleh semua banom NU mulai dari Muslimat, Anshor, Fatayat, IPNU-IPPNU Wates serta masyarakat.

Pemberian santunan kepada dhuafa’ dan fakir miskin diberikan ke 161 fakir dan dhuafa’ dengan total keseluruhan besar uang Rp 32.600.000 rupiah, santunan tersebut diperoleh dari LAZISNU dan dermawan lainnya.

“Program santunan dhuafa’ dan fakir miskin ini diperoleh dari kaleng INUK dan sumbangsih dari dermawan lainnya. Selain itu, di rumah warga sudah di sediakan kaleng INUK, warga bebas memberikan nominal uangnya, kemudian nanti ada petugas yang mengambilnya,” jelas Faza kepada pelajarkudus.com.

Lalu, Ketua LAZISNU Wates Andy Fahrudi, menjelaskan tujuan diadakannya program ini agar masyarakat dapat meringankan beban masyarakat desa wates terutama dalam bidang perekonomian ummat.

“Santunan ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat dalam hal perekonomian, selain itu dapat  memberikan bantuan pendidikan bagi anak-anaknya yang sedang menempuh pendidikan, dan yang terpenting dengan santunan dari lazisnu ini dapat digunakan sebaik-baiknya,” jelasnya

Diakhir acara, KH. Ahmad Fattah berpesan agar masyarakat Desa Wates untuk tetap meningkatkan sikap kepedulian sosial terutama dalam bidang amal shodaqoh, selain itu ia  menambahkan untuk tetap meningkat kataqwaan kepada Allah SWT.

“Masyarakat Desa Wates harus selalu peduli terhadap sesama, sebab bekal di akhirat nanti adalah amal baik, shodaqoh dan maupun ibadah lainnya, maka dari itu terus tingkatkan amal ibadah kepada Allah SWT,” tutupnya

 

Reporter : Farid Jaelani

Editor : Khasan Sumarhadi

https://pelajarkudus.com/