Stand Bazar Roboh Di Terjang Hujan Angin, Apa Kabar ?

Pelajar Kudus – Pedagang Stand Bazar Kongres Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke XX dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) ke XIX yang namanya tidak berkenan disebutkan, mengaku kecewa terkait dengan jadwal rundown yang tidak tersosialisasikan dengan baik dan pengunjung yang tidak diarahkan untuk mengunjungi.

“Lokasinya tidak efektif! karena jauh dari lokasi strategis,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan secara detail terkait prosedur dan nominal sewa stand dengan Rp. 2.000.000 ini, peserta bazar hanya mendapatkan tenda berukuran 2×2 meter dan kelistrikan yang cenderung tidak disiapkan dengan baik.

“Barusan sempat terjadi hujan angin pukul 18.00 sampai 19.00 menyebakan beberapa tenda stand roboh dan tidak ada respon lanjutan dari pihak panitia terkait setelah terjadi insiden tersebut,” tambahnya.

Sayangnya dibalik kemegahan dan antusias kader seluruh indonesia ini, terdapat berbagai hal yang mengecewakan. Banyak hal yang dirasa kurang oleh peserta, lebih-lebih dari peserta stand bazar yang merasa tidak mendapat tempat dan fasilitas yang layak.

Salah satu stand bazar dari PC IPNU-IPPNU Pangandaran yang kami temui, dan diwakili oleh Maftuh Abdurrahman mengeluhkan bahwa stand bazar cenderung jauh dari asrama, sehingga untuk persiapanya kami cukup kesulitan serta tranportasi dari asrama ke lokasi yang terbatas.

Kedepanya ini perlu menjadi evaluasi bagi panitia kongres untuk lebih memperhatikan dan melengkapi fasilitas yang di butuhkan oleh peserta bazar.

Penulis : AH

Editor : Pelajar Kudus

https://pelajarkudus.com/