Pelajar Kudus – Rangkaian acara dalam rangka Haul Simbah KHR. Asnawi ke-68 berlangsung selama 7 hari sejak tanggal 10-16 Desember 2025. Tepat di hari ini terlaksana rangkaian acara ke-4, yakni “Ziarah Pendiri dan Penggerak NU” yang bertempat di Komplek Makam Sunan Kudus.
Acara ini berlangsung pada hari Ahad, 14 Desember 2025 dengan diawali sholat ashar berjamaah di Masjid Al-Aqso Menara Kudus membuat acara ini dimulai tepat waktu. Dengan dihadiri ribuan warga, Pengurus NU (Nahdlatul Ulama), Banom (Badan Otonom) NU, serta Lembaga NU Se-Kabupaten Kudus yang sangat antusias mengalap barokah dari Simbah KHR. Asnawi. Tidak hanya itu, acara ziarah ini juga dihadiri santri dari beberapa pondok pesantren di Kabupaten Kudus.
Dengan khas atribut Banom NU, mulai dari IPNU-IPPNU (Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama), GP (Gerakan Pemuda) Ansor, Banser, Fatayat, Garfa, hingga ibu-ibu muslimat kompak berdatangan hingga rela basah kuyup demi mengikuti acara hingga selesai. Di tengah gemuruhnya langit dan derasnya hujan, suara speaker yang lantang tidak mengurangi rasa khidmat para hadirin untuk mendengarkan nasihat-nasihat yang disampaikan.
Acara yang bertemakan “Suluh Peradaban: Mulat Ngelmu lan Laku” ini dihadiri para kyai dan ulama NU Kabupaten Kudus, yakni Romo KH. M. Yusrul Hana Sya’roni, KH. Ahmad Nadhif Abdul Mudjib, KH. Hafidh Asnawi, KH. Mc. Fatchan, KH. Bahauddin Yasir, KH. Ahmad Hamdani Hasanudin dan ulama-ulama lainnya.
Acara yang berlangsung 1 jam ini dilaksanakan untuk sama-sama mengingat perjuangan para Ulama NU, utamanya Simbah KHR. Asnawi selaku Pendiri dan Penggerak Jam’iyyah NU. Selain itu dengan adanya acara ini kita sebagai warga NU dapat mengenal lebih jauh sosok Simbah KHR. Asnawi.

KH Ahmad Hamdani Hasanuddin selaku Wakil Rois Syuriah PCNU sekaligus Ketua MUI Kabupaten Kudus menyebutkan bahwa “Maturnuwun rawuhipun ing majelis meniko, sakperlu kito sareng-sareng ngelingi perjuanganipun Mbah KHR. Asnawi langkung-langkung mengenal beliau,” dalam sambutannya.
Menariknya, peringatan Haul Simbah KHR. Asnawi pada tahun ini diadakan sedikit berbeda. Khususnya pada acara Ziarah Pendiri dan Penggerak NU ini selain untuk umum, utamanya juga menghadirkan seluruh warga NU Se-Kabupaten Kudus untuk sama-sama tabarrukan melalui perantara shohibul haul, yakni Simbah KHR. Asnawi.
Hal ini dipertegas dalam sambutan keluarga dan pitutur luhur bahwa “Rumiyen rangkaian haul Simbah KHR. Asnawi ingkang paling utami namung tahlil umum lan pengaosan wonten pondok Bendan. Ananging berjalannya waktu kadosipun kok kirang nyekapi pramilo wonten ide mengembangkan acara khususipun acara tahlil lan ziaroh meniko giliranipun nahdliyyin Se-Kudus,” tutur KH. Ahmad Nadhif Abdul Mudjib.
“Kersane sedanten saget tabarrukan nderek barokahipun shohibul haul,” imbuhnya.
Reporter : Nadia Syukria
![Masjid Al-Aqsha Menara Kudus [doc. Asna Maulana]](https://pelajarkudus.com/wp-content/uploads/2021/10/WhatsApp-Image-2021-10-06-at-14.01.33.jpeg)







